Berikut 10 Tugas dan Fungsi Seorang Pengacara

Simak tugas tugas dan fungsi pengacara bagi anda yang ingin jadi pengacara sukses

Pengacara merupakan profesi yang banyak diidamkan-idamkan oleh kebanyakan orang. Karena dengan menjadi pengacara, Anda dapat menegakkan kebenaran dan memberikan pelayanan jasa hukum yang bisa membaut Indonesia lebih adil.

Berikut adalah tugas dan fungsi seorang pengacara yang tidak dapat terpisahkan.

Fungsi Seorang Pengacara dalam Persidangan

Fungsi seorang pengacara adalah sebagai berikut:

  1. Pengawal konstitusi dan hak asasi manusia
  2. Pejuang hak-hak asasi manusia dalam hukum Indonesia
  3. Melaksanakan kode etik pengacara

hand-577776_960_720

Adapun kode etik yang harus dipatuhi oleh seorang pengacara dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai pengacara, yaitu:

  • Bertanggung jawab
  • Soal kewajiban yang harus dilakukan seorang pengacara.
  • Menjaga sikap profesionalitasnya dalam menjalankan profesi sebagai pengacara.
  • Menjaga integritas dalam menjalankan profesi sebagai pengacara.
  • Menjaga reputasi baik seorang pengacara.
  1. Berlaku sebagai legal advice atau memberikan konsultasi hukum
  2. Berlaku sebagai legal opinion atau memberikan pendapat hukum
  3. Berlaku seabgai legal drafting atau menyusun kontrak-kontrak
  4. Berlaku seabgai legal infomation atau memberikan informasi mengenai hukum
  5. Berlaku seabgai litigation atau membela kepentingan klien
  6. Berlaku seabgai legal representaion atau mewakili klien saat menghadapi pengadilan

Pengacara berkewajiban untuk mewakili kliennya mengungkapkan apa yang terjadi pada klien perihal kasus hukum yang dijalaninya.

  1. Berlaku seabgai legal aid atau memberikan pelayanan jasa hukum secara gratis kepada masyarakat lemah dan tidak mampu membayar jasanya sebagai pengacara.

Tentu sangat banyak masyarakat yang terlibat kasus hukum tapi tak memiliki uang. Di sinilah tugas pengacara sebagai legal aid untuk membela kaum yang lemah agar kebenaran dapat berdiri tegak.

Ada pula hubungan baik yang harus dijaga baik antara pengacara dan klien. Hubungan baik tersebut adalah mendahulukan kepentingan klien daripada kepentingan pribadi.

Baca Juga:

1. Daftar Universitas Yang Alumninya Terdapat Banyak Pengacara Kondang
2. Pengacara Yang Pernah Menangani Kasus Besar Di Indonesia
3. Daftar Perguruan Tinggi Negeri Dengan Jurusan Hukum
4. Kasus Besar Yang Belum Terpecahkan di Indonesia
5. Harga Pasaran Jasa pengacara Perceraian
6. Tugas dan Fungsi Seorang Pengacara
7. Ciri-ciri pengacara profesional
8. Cara Menjadi Pengacara Profesional

Sebisa mungkin mendapatkan jalan damai atas kasus yang sedang ditanganinya, tidak menyesatkan klien perihal kasus yang sedang ditanganinya, tidak menjamin kemenangan kasus kliennya.

Menentukan honor berdasar kemampuan klien, memegang rahasia klien, menetapkan batas kepercayaan klien, dan tidak membebani klien dengan biaya-biaya yang tidak perlu sehingga bisa menjamin tidak adanya kerugian antara klien dan pengacara.

Seorang pengacara harus mampu menjalankan tugasnya sesuai dengan sumpah seorang pengacara yang tercantum pada Undang-Undang Nomor 18 tahun 2003.

Yang salah satu isi dari Undang-Undang tersebut adalah bersumpah untuk memberikan jasa hukum secara jujur, adil dan bertanggung jawab berdasarkan hukum dan keaslian juga bersumpah untuk tidak menerima atau menyuap dalam menjalankan tugasnya sebagai pengacara.

Tertarik menjadi pengacara? Itulah tugas dan fungsi seorang pengacara yang harus Anda lakukan agar bisa menjadi pengacara yang baik juga profesional.

Karena tanggung jawab seorang pengacara tidak berhenti di hadapan negara, hukum, dan masyarakat tetapi juga kepada Yang Maha Kuasa.

demikianlah tugas dan fungsi pengacara yang cukup kompleks karena profesi spesialis memang menuntut sebuah independesi dan kecerdasan dalam berpikir dan bersikap

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*